Beranda | Obyek Wisata | Directory
Jum'at, 24 November 2017  

Tiga Antologi Puisi dari Tiga Penyair Diluncurkan

Bantul, Jogjatrip.com – Tiga penyair masing-masing Slamet Riyadi Sabrawi (Wates, Kulon Progo), Krisbudiman (Yogya) dan Dedet Setiadi (Magelang) akan meluncurkan tiga antologi puisi di Sastra Bulan Purnama (SBP), Tembi Rumah Budaya, Rabu (3/6) malam. Slamet Riyadi akan meluncurkan ‘Ujung Beliung’. Krisbudiman dengan ‘Sesudah Ekskavasi’ dan Dedet dengan ‘Pengakuan Adam di Bukit Huka’. “Dalam launching antologi puisi ini, akan tampil tiga kelompok musik TM ON, Isuur and Friends dan Daladi and his gang, yang akan mengolah puisi menjadi lagu,” kata Ons Untoro, Koordinator SBP pada Jogjatrip, Minggu (31/5).

Dalam puisi Krisbudiman banyak mengungkap candi-candi dan situs kepurbakalaan sampai dengan kampung-kampung dan jalanan. Faruk HT, pengajar jurusan Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya UGM memberi pengantar antologi puisi karya Slamet Riyadi Sabrawi. Pada kumpulan puisi Slamet sesekali muncul ungkapan-ungkapan yang mengejutkan. Ungkapan yang metonimis, dekat dengan karya-karya pasca modern yang banyak digunakan oleh penyair-penyair muda. Salah satunya adalah yang terdapat dalam “Puisi Kopi”.

“Senja melarut ke pinggir cangkir mengajakku meredam malam. Di sebelah kolam tanpa ikan hanya kedai penjual kehilangan pancing,” tulis Faruk memberi contoh puisi Slamet.

Lain halnya dengan Dedet Setiadi,  kumpulan 69 puisi ini ditulis tahun 2012 -2014 dan semua sudah dimuat di media cetak. Dari yang tercecer itu, kemudian saya pilih dan  dihimpun menjadi satu bentuk kumpulan yang berjudul Pengakuan Adam Di Bukit Huka,” kata Dedet yang dihubungi lewat ponselnya.

Menurut Ons Untoro, tiga penyair yang kali ini ‘mengenalkan’ antologi puisi yang baru terbit,  telah mempunyai antologi puisi yang sudah diterbitkan pada tahun-tahun sebelumnya. Antologi puisi yang dilaunching ini adalah antologi terbaru  dari ketiga penyair tersebut. “Jadi, sebagai penyair, Slamet Riyadi Sabrawi, Dedet Setiadi dan Krisbudiman, sudah lama  menciptakan puisi dan antologi ini merupakan salah satu karya dari sejumlah karya yang sudah diterbitkan”, ujar Ons Untoro ***(Teguh R Asmara)

News lainnya

Kembali Ke Atas | Versi Desktop
Beranda | Tentang Kami | Hubungi Kami
© 2010-2017 Jogjatrip Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.